2 Cara Mengutip dari Jurnal Secara Langsung dan Tidak Langsung

By | Oktober 1, 2019

Bagaimana cara mengutip dari jurnal? Kutipan adalah pinjaman pendapat atau kalimat yang diambil oleh seseorang berupa tulisan atau lisan untuk memperkuat argumentasi atau menunjang suatu pendapat. Jadi, saat mengutip, penulis tidak boleh asal-asalan. Kutipan tersebut bisa berasal dari jurnal atau internet. Bagaimana cara mengutip dari jurnal? Simak baik-baik ya!

Cara Mengutip dari Jurnal Paling Mudah

Cara mengutip dari jurnal

Cara mengutip dari jurnal

Dalam mengutip, kita harus mengetahui prinsip-prinsip yang baik dan benar dalam mengutip tulisan orang lain, antara lain :

  • Apabila saat mengutip sebuah tulisan, terdapat salah ejaan dari sumber kutipan, maka biarkan saja apa adanya seperti sumber yang diambil. Sebagai pengutip, kita tidak diperkenankan untuk mengubah kata-kata meskipun salah
  • Bagian-bagian kutipan boleh kita hilangkan dengan syarat bagian yang dihilangkan tersebut tidak mengubah makna atau arti. Apabila kutipan yang dihilangkan kurang dari satu alinea, maka bagian yang dihilangkan harus diganti dengan tiga titik berspasi atau bisa juga dengan tiga titik berspasi sepanjang garis dari margin kiri hingga margin kanan

Lihat Juga : Daftar Nama & Kode (Codename) Xiaomi Semua Tipe

Sedangkan, hal-hal yang harus diperhatikan saat kita mengutip adalah:

  • Kutipan yang diambil memang benar-benar diperlukan
  • Penulis bertanggungjawab penuh pada ketetapan kutipan
  • Penulis harus mempertimbangkan jenis kutipan baik itu langsung ataupun tidak langsung
  • Usahakan untuk tidak menggunakan kutipan langsung terlalu banyak
Cara mengutip jurnal paling mudah

Cara mengutip jurnal paling mudah

Tujuan lain dari pengutipan adalah membuat penelitian lebih objektif dan memperkaya akan materi penelitian. Mengutip dari jurnal juga menghindarkan karya ilmiah dari plagiarisme. Jenis kutipan terdiri dari beberapa jenis, diantaranya:

Kutipan Langsung adalah kutipan yang diambil dan sama persisi dengan kutipan aslinya. Penulis tidak boleh mengubah atau menghilangkan kata dari sumber kutipan. Artinya penulis mengambil tanpa ada editan apapun dan bertanggung jawab apabila ada kesalahan saat mengutip kutipan dari sumber yang kita pilih.

Kutipan tidak Langsung adalah kutipan yang kita ringkas dan diambil intisarinya saja. Kutipan ini ditulis langsung di dalam teks dan tidak diapit dengan tanda petik. Jenis kutipan tidak langsung adalah seperti kutipan pada catatan kaki, kutipan atas ucapan lisan, kutipan dalam kutipan, dan kutipan langsung pada materi.

Lalu bagaimana cara mengutip dari jurnal? Berikut ini cara mengutip dari jurnal baik itu langsung maupun tidak langsung:

Cara Mengutip dari Jurnal secara Tidak Langsung

Selain cara mengembalikan file yang terhapus di flashdisk atau cara mengganti background foto berikut adalah cara mengutip dari jurnal secara tidak langsung, antara lain:

  1. Harus menggunakan redaksi yang dibuat penulis sendiri (parafrasa)
  2. Sumber kutipan berupa nama penulis, halaman, dan tahun harus dituliskan secara jelas
  3. Kutipan diintegrasikan dengan teks
  4. Jarak antar baris kutipan tidak langsung adalah spasi ganda
  5. Kutipan tidak diapit dengan tanda kutip/petik dua (“….”)

Contoh:

  • Sumber berada di depan kutipan Pendidikan merupakan segala proses teknik dan metode belajar mengajar yang bertujuan untuk memindahkan pengetahuan seseorang kepada orang lain sesuai dengan aturan (Siagian, 2006: 273)
  • Sumber berada di belakang kutipan – Siagian (2006: 273) berpendapat bahwa pendidikan merupakan segala proses teknik dan metode belajar mengajar yang bertujuan untuk memindahkan pengetahuan seseorang kepada orang lain sesuai dengan aturan

Lihat Juga : Cara Unlock Bootloader Xiaomi Semua Tipe Terlengkap

Cara Mengutip dari Jurnal secara Langsung

Sementara, cara mengutip dari jurnal secara langsung dijelaskan dengan cara berikut:

  1. Kutipan apa adanya atau harus sama persis dengan sumber asli
  2. Jarak yang digunakan peneliti adalah 2 spasi
  3. Harus ditambahkan tanda kutip (“….”)
  4. Sumber kutipan harus disertakan dari awal hingga akhir seperti nama penulis, tahun terbit, dan halaman sumber
  5. Apabila kutipan tersebut adalah bahasa asing atau bahasa daerah, maka penulis harus menulis secara miring atau italic
  6. Jika ada bagian kalimat yang dihilangkan pada bagian awal atau tengah, maka peneliti menggantinya dengan tiga titik. Sedangkan, bila bagian kalimat yang dihilangkan ada di akhir, maka peneliti harus menggantinya dengan empat titik
  7. Penambahan komentar harus ditulis di dalam tanda kurung

Contoh:

  • Sumber berada di depan kutipan – “Pelaksanaan strategi belajar mengajar harus dilengkapi dengan alat dan cara yang berbentuk metode” (Hasibuan dan Moedjiono, 2013: 3)
  • Sumber berada di belakang kutipan – Hasibuan dan Moedjiono (2013: 3) mengemukakan, “Pelaksanaan strategi belajar mengajar harus dilengkapi dengan alat dan cara yang berbentuk metode”
Cara mengutip dari jurnal Internasional

Cara mengutip dari jurnal Internasional

Kutipan yang diakui secara Internasional biasanya mengacu pada APA Style (American Psychological Association). Cara mengutip dari jurnal APA Style biasa digunakan dalam makalah penelitian baik dalam teks kutipan atau dalam daftar referensi. Berikut ini adalah cara menulis kutipan dengan contohnya:

  • Memasukkan nama penulis di dalam tanda kurung – Menulis adalah kegiatan menuangkan ide atau gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampaiannya (Tarigan, 1986: p.15)
  • Memasukkan nama penulis di dalam pembahasan – Menurut Tarigan (1986), Menulis adalah kegiatan menuangkan ide atau gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampaiannya (p.15)
  • Kutipan dengan tiga hingga lima penulis – Al Baironi, Munandar, Nyoman, dan Susanto (1889) mengemukakan bahwa kesuksesan seseorang ditentukan dari kemauan kuat yang ada di dalam dirinya sendiri. Penulis juga bisa menggunakan et al yang berarti dan lainnya – Menurut Al Baironi et al (1889), kesuksesan seseorang tergantung dari kuat yang berasal dari dirinya sendiri
  • Kutipan dengan dua penulis berbeda – Banyak fakta yang membuktikan bahwa pria sudah menikah memilki penghasilan lebih tinggi daripada pria sebelum menikah (Chun & Lee, 2001)
  • Kutipan tanpa nama penulis – Penyakit banyak tumbuh di masa pancaroba (“Dampak Perubahan Musim,” 2015)
  • Kutipan dimana penulis dengan nama yang sama – Menahan diri untuk tidak makan bisa mencegah obesitas (A.Nugraha, 1997). Namun, diet ternyata bisa menyebabkan penyakit lain seperti mag dan malnutrisi (B. Nugraha, 2000)

 

Tidak bisa dipungkiri bahwa sebuah karya tulis ilmiah membutuhkan kutipan, rujukan, dan penegasan yang disampaikan oleh peneliti untuk memperkaya karya tulis ilmiah yang dibuatnya. Kutipan yang diambil harus benar-benar valid dan sesuai dengan bidang penelitian yang diteliti oleh penulis tersebut. Demikian cara yang bisa penulis gunakan untuk mengutip dari jurnal baik itu secara langsung maupun tidak langsung. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *